Pelajaran hidup yang bisa kamu dapat usai nonton film Rudy Habibie

vlcsnap-2017-08-16-14h50m06s130

Dalam rangka memperingati HUT RI ke 72, Movie Time @ UC Library kembali hadir dan mengajak UCers untuk melihat salah satu film karya anak bangsa, berjudul Rudy Habibie”. Film ini merupakan prekuel film “Habibie & Ainun” yang akan menceritakan sosok mantan presiden RI, Prof. Dr. Ing. Bacharudin Jusuf Habibie atau BJ Habibie di kala muda yang kerab disapa dengan Rudy Habibie. Movie Time kali ini dilaksanakan pada Jumat, 18 Agustus 2017 bertempat di Library Lounge. Acara yang dilaksanakan pada pkl. 13.00 wib memutar film yang menceritakan Habibie muda bermimpi untuk bisa membuat pesawat sebagaimana pesan dari ayahnya. Untuk menjadi “mata air” yang berguna bagi orang banyak seperti pesan ayahnya tersebut, Rudy harus kuliah di RWTH Aachen yang berada di Jerman Barat. Hidup Rudy habibie yang serba terbatas, rindu dengan kampung halaman, serta dibumbui dengan rasa cinta dan pengkhianatan akan digambarkan melalui film ini. Di tempat kuliahnya tersebut Rudy mengenal Lim Keng Kie yang merupakan keturunan Tionghoa, Poltak pemuda batak yang jujur, Peter seorang mahasiswa senior serta Ayu adik dari putri kraton Solo. Namun justru Ilona seorang mahasiswi keturunan Polandia yang percaya dengan mimpi mimpi Rudy.

Nah, berikut beberapa pelajaran yang dapat kamu tiru dari Bapak Presiden Republik Indonesia ketiga ini:

  1. Bermanfaat seperti ‘mata air’.

“Karena mata air yang jernih, akan berguna bagi lingkungan sekitarnya!”

Pesan dari sang ayah untuk selalu menjadi mata air selalu diingat oleh Rudy. Meski sulit, namun Rudy Habibie bisa membuktikan bahwa dirinya bisa jadi mata air untuk lingkungannya dan negaranya. Kita pun harus senantiasa berusaha untuk menjadi berguna untuk orang lain di sekitar kita. Dimana ada mata air, disitu ada kehidupan.

  1. Sangat mencintai negaranya.

Rudy mengingatkan kita tentang pentingnya integritas. Di dalam cerita film, Indonesia ingin menjadi sponsor utama di brosur ketika mereka tidak mendukung secara finansial. Itu bertentangan dengan kejujuran dan integritas yang Rudy percaya. Rudy tanpa basa-basi menggebrak meja di hadapan senior dari pemerintah Indonesia. Kelakuan Rudy memang dapat dianggap tidak sopan. Akan tetapi, ia benar.

“Untuk apa merdeka jika tidak ada integritas?”

Indonesia telah merdeka bertahun-tahun, akan tetapi masih saja banyak kasus korupsi yang terjadi di sekitar kita. Ini sangat memprihatinkan. Kita telah bebas dari jajahan Belanda dan Jepang, tetapi apakah kita telah lepas dari jajahan keserakahan dan kebohongan? Hanya kita, generasi muda yang dapat menjawabnya. Karena kitalah penerus dan pelaku aktivitas utama Indonesia.

  1. Bermimpi besar.

Rudy selalu mempunyai mimpi yang besar. Dia mengajak teman-temannya untuk membangun industri dirgantara atau industri penerbangan. Itu adalah alasan ia ingin membangun pesawat terbang Indonesia sendiri. Awalnya teman-temannya menertawakan mimpinya. Tetapi dia dapat membuktikan bahwa dia dapat melakukannya dengan menghasilkan pesawat miniatur yang dapat terbang.

Perjalanan ia tentu tidak mudah. Suatu kali, dia terkena sakit TBC tulang yang mengharuskannya beristirahat di rumah sakit. Meskipun dia sakit-sakitan, dia tetap teguh dalam pekerjaannya. Di tempat tidurnya, dia menuliskan sumpahnya untuk memajukan Indonesia di dalam kehidupannya.

Apakah kita sudah bermimpi besar? Apakah kita sudah bekerja keras? Kita dapat menjadi lebih bermakna dan berguna terhadap orang lain. Let’s dream big dan work hard.

  1. Tidak pernah meninggalkan ibadah.

Setiap kali Rudy Habibie harus melakukan salat di bawah tangga kampus. Meski dia kuliah di kampus yang tidak menyediakan musala untuk salat, Rudy tak lantas begitu saja meninggalkan ibadahnya. Ia tetap setia beribadah. 

  1. Berpikir positif.

Rudy Habibie adalah seorang jenius dalam fisika dan matematika. Pola pikirnya sangat terstruktur dan tajam. Ia sering menjelaskan sebuah solusi ke teman-temannya dengan fakta, masalah, dan solusi. Penjelasan tersebut sangat dimengerti orang di sekitarnya karena struktur fakta, masalah, dan solusi membuat situasi yang terlihat berantakan menjadi lebih jelas dan rapi. Ketika kita memahami fakta dan masalahnya, kita dapat mencari solusinya. Rudy percaya bahwa selalu ada solusi dari setiap masalah.

RH