iTalk: “Maximize your What’s GIL for your StartUp”

Bulan April ini, kegiatan rutin i’Talk (Innovation Talk) kembali diadakan. Tepatnya pada Selasa, 26 April 2016, diusung “Maximize your What’s GIL for your StartUp” dan sebagai narasumber, yaitu Pak Yuwono Marta Dinata (IMT Lecturers). Di sini Pak Yuwono mengajak yang hadir untuk sama-sama belajar bagaimana men-generate ide bisnis, mengikuti intuisi, dan memaksimalkannya dengan What’s GIL (What’s App, Google, Instagram, & Line). Dimulai pkl. 11.00 wib, diacara ini peserta dapat belajar Langkah pertama dan utama dalam ber-entrepreneur adalah mempunyai produk yang akan ditawarkan. Dapat dimulai dari hal-hal yang simple terlebih dahulu, lihat di sekitar lingkungan kita / yang dekat dengan kita (co : orang tau atau saudara yang bisa memasak / membuat minuman bisa ditawarkan ke orang-orang yang dekat dengan kita terlebih dahulu (teman satu ruangan, teman kantor)). Setelah mempunyai produk langkah berikutnya sebagai berikut :

  1. Membuat Akun Khusus

Sebaiknya bedakan mana akun media sosial pribadi dan mana akun khusus untuk berjualan. Mengingat lingkaran pertemanan yang dibentuk akan berbeda. Jika akun pribadi untuk berjualan akan berisiko kehilangan teman yang tidak berminat dengan promosi kita. Jika akun pribadi sudah banyak follower/teman, bisa dipakai untuk mempromosikan akun bisnis Anda. Dengan begitu, teman yang berminat pada bisnis Anda akan mem-follow. Memisahkan akun bisnis dana kun pribadi sangat penting karena tidak akan ada yang merasa terganggu.

  1. Teks dan Foto yang Sopan

Teks dan foto merupakan alat komunikasi utama di media sosial. Gaya bahasa, pemilihan kata, dan objek foto akan sangat mencerminkan siapa Anda. Gunakan kalimat seefektif mungkin, namun tetap sopan dan beretika. Demikian juga foto yang diunggah untuk mendukung promosi produk. Hindari penggunaan kata-kata dan foto vulgar sebab hanya akan membuat bisnis Anda dijauhi atau di-blacklist.

Diakhir sesi, Pak Yuwono memberikan ringkasan pergunakan tools dengan efisien, efektif, dan maksimal, harus selalu Update, dan Pak Ciputra mengakui, dalam buku “Quantum Leap” disebutkan 10 kali gagal 11 kali bangkit. Kembali Resonance (UKM Band) hadir dengan personil band yang baru sebagai pembuka dan penutup pada acara yang dilaksanakan di UC Student Lounge & Service ini.

kolase 1

 

Movie Time @ UC Library: Temple Grandin (21 April 2016)

Dalam rangka peringatan hari Kartini, Movie Time @ UC Library kembali hadir dan mengajak UCers untuk melihat film berjudul Temple Grandin. Tentang seorang wanita yang divonis autis dari umur 4 tahun, namun akhirnya bisa menjadi inovator dan ilmuwan hebat yang tentunya melalui perjuangan yang tidak mudah. Movie Time kali ini dilaksanakan pada

Hari / tanggal: Kamis, 21 April 2016

Waktu: Pkl. 13.00 – 15.00 wib

Tempat: Library Lounge

 

TEMPLE GRANDIN (2010)

Sutradara: Mick Jackson

Pemain: Claire Danes, Julia Ormond, Catherine O’Hara, David Strathairn 

 

SINOPSIS:

Film ini merupakan adaptasi atas kisah hidup Temple Grandin (Claire Danes), seorang wanita yang didiagnosa menderita autisme ketika berusia 4 tahun. Oleh ibunya, ia dibawa ke berbagai dokter dan ahli, yang sebagian besar menyatakan bahwa Temple harus dimasukkan ke institusi khusus karena mengalami autisme dan kerusakan otak. Ibunya menolak vonis ini dan bersikeras mengajar Temple di rumah supaya ia bisa bicara. lalu memasukkannya ke sekolah untuk belajar bersama anak-anak lain seusianya.

Perjuangan yang mereka jalani berat dan panjang. banyak orang menghina dan menertawakan, menjahati Temple karena dianggap aneh. Satu hal yang mereka tidak pahami, Temple sebetulnya sangat cerdas dengan daya ingat luar biasa, meski cara kerja otaknya berbeda dengan orang kebanyakan. Ia “Thinks in pictures and she connects them”, demikian dinyatakan Dr. Carlock, guru Sains Grandin di Hampshire Country School. Guru inilah yang kemudian mendorong Grandin untuk meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, di bidang peternakan, karena ketertarikannya yang besar pada hewan ternak, baik itu sapi maupun kuda. Dia tertarik dengan sains khususnya Animal Science.

Temple Grandin sekarang dikenal sebagai satu pendiri yayasan Autis Dunia, Professor di Colorado State Univ, Penulis, Konsultan di dunia peternakan sapi, dan satu dari 100 Heroes dalam Majalah Time 2010.

IMG_20160421_133828_HDR

IMG_20160421_134926_HDR

IMG_20160421_134934_HDR

IMG_20160421_145231_HDR

 

“MEMBUAT POLA DASAR ROK SUAI” @ Taman Baca RW 01 Kel. Made, Surabaya

Kegiatan di Taman Baca RW 01 Kel. Made kembali digelar. Kegiatan bertajuk “MEMBUAT POLA DASAR ROK SUAI” ini dilaksanakan pada Kamis, 14 Maret 2016 lalu dan sebagai pemateri adalah tim dari jurusan FDB (Fashion Design and Business) yang diwakilkan oleh Ibu Soelistyowati, Bpk. Enrico, dan Bpk. Fabio Toreh. Kegiatan yang dimulai Pkl. 09.00 wib ini dimulai dengan sambutan dari Pak Yohanes Panji, selaku perwakilan dari Perpustakaan Universitas Ciputra Surabaya, dan setelah itu ada beberapa instruksi dari pemateri dan dilanjutkan dengan praktek cara membuat membuat pola dasar rok suai. Di acara ini warga RW 01 Kel. Made Kec. Sambikerep mendapatkan pelatihan berupa ketrampilan membuat rok suai mulai dari mengukur, menggambar pola, hingga memotong bahan. Ibu-ibu warga RW 01 Kel. Made Kec. Sambikerep antusias dalam praktek mengukur panjang pola, kemudian menggambar pola pada kertas, dan kertas yang telah digunting sesuai pola ukuran tubuh ini dapat disimpan dan dijadikan template untuk pembuatan Rok SUAI selanjutnya. Setelah itu dilanjutkan dengan menjiplak pola ke atas bahan, dan memotong bahan, dan bahan yang digunakan berupa berbagai jenis kain sesuai selera dan kebutuhan. Melalui acara ini diharapkan Ibu-ibu warga RW 01 dapat terampil serta kreatif dalam membuat Rok SUAI yang dapat dipakai untuk menghadiri berbagai acara, dipakai di rumah, atau bahkan dijual. Ibu-ibu juga dapat membuka jasa pembuatan Rok SUAI.

kolase for web 2

kolase for web

Movie Time @ UC Library: The Intern (1 April 2016)

Movie Time @ UC Library kembali hadir mengajak UCers untuk bersantai sejenak di akhir pekan dari rutinitas selama seminggu penuh, Movie Time kali ini dilaksanakan pada Jumat, 1 April 2016 lalu dan dilaksanakan sekitar Pkl. 13.00 – 15.00 wib bertempat di Library Lounge.

Adapun film yang diputar adalah THE INTERN (2015), Sutradara: Nancy Meyers, Pemain: Robert De Niro, Anne Hathaway, Rene Russo, Andrew Rannells, Adam DeVine, Nat Wolff

SINOPSIS:

Film ini bercerita tentang Ben Whittaker (Robert De Niro), seorang duda 70 tahun dan seorang pensiunan menemukan lowongan pekerjaan dari iklan, hingga akhirnya menjadi seorang karyawan magang sebuah perusahaan start-up yang berdiri secara online, “About the Fit” yang berkecimpung dalam dunia fashion, didirikan dan dijalankan secara langsung oleh pemiliknya Jules Ostin (Anne Hathaway). Dia menjalankan bisnis online pakaian yang sukses, baru didirikan satu setengah tahun yang lalu, dan memiliki 250 orang karyawan.

 

Jules awalnya skeptis menerima atau melibatkan Ben ke dalam bisnisnya karena usianya yang sudah tua, terutama sejak dia membuka usahanya yang tidak mudah karena selain berbisnis dia juga harus mengutamakan tanggung jawab dalam mengurus kehidupan rumah tangganya terutama terhadap suaminya Matt dan putrinya Paige.

Perkembangan bisnis yang pesat milik Jules membuat dirinya semakin larut dalam kesibukan hingga kebersamaan dengan anak dan suaminya menjadi berkurang. Namun, ia masih berusaha untuk menyeimbangkan itu semua walaupun dirinya menjadi sosok yang pengatur, tertutup, dan super sibuk. Ben dengan pengalaman kerja luar biasa dan sikap yang sangat profesional pun ditempatkan sebagai astisten pribadi sang nyonya bos, posisi yang dijauhi oleh seluruh orang di kantor. Pengalaman berpuluh tahun menjadikan Ben menjadi sosok profesional meskipun gaya kantor lama tak dapat ia lepaskan. Sempat kerepotan dengan kecanggihan teknologi yang asing bagi dirinya, perlahan-lahan ia mulai terbiasa dan menjadi sahabat bagi sesama rekannya.

 

C360_2016-04-01-14-54-48-353

IMG_20160401_131019_HDR

IMG_20160401_131600_HDR

IMG_20160401_134031_HDR

IMG_20160401_135430_HDR

IMG_20160401_140117_HDR