UC LIB Mascot: “LIB•BOT”

 

Lib-Bot

 

Untuk maskot UC Lib ini konsep utama adalah edukasi yang menyenangkan, serta up-to-date. Maskot ini memiliki desain yang simple, dan cute. Maskot ini juga memberikan kesan fun dari desain utamanya yang simple, yang menggambarkan bahwa perpustakaan juga dapat menjadi pusat rekreasi. Dan bentuk maskot ini mengambil dari sosok robot yang berarti modern, dari ini diharapkan untuk mengubah pandangan orang tentang perpustakaan yang merupakan tempat belajar yang kuno dan menjenuhkan. Didukung oleh warna-warna cerah, kuning, oranye, hijau, dan biru muda yang menciptakan kesan santai, tenang, happy, dan masih menunjukkan kesan Intelligent.

Lib-Bot memegang buku di tangan kanan yang melambangkan ilmu pengetahuan dan jendela dunia, tangan kiri memegang tablet, menggambarkan perpustakaan yang selalu awas akan perkembangan teknologi.

Didesain oleh Devlin Putra C – VCD – 20310030 

(Pemenang Lomba Library Mascot Design Competition 2012)

 

 

iTalk: Arsitektur Tradisional Indonesia

Kegiatan bulanan i’Talk (Innovation Talk) kembali hadir pada Jumat lalu, tepatnya pada tanggal 16 Septrmber 2016 yang lalu. i’Talk kali ini bekerja sama dengan program studi Interior Architecture (INA) dan mengambil tema “Arsitektur Tradisional Indonesia” dan sebagai narasumber, ditunjuk Bapak Prof. Dr. Ir. Josef Prijotomo, M Arch. (Guru Besar Teknik Arsitektur ITS) dengan moderator Bapak Gervasius Herry Purwoko  (Interior & Architecture Lecturer). Acara yang dimulai pada Pkl 13.30 wib ini membahas tentang arsitektur tradisional Indonesia yang patut dihargai dan dijaga kelestariannya dan bagaimana meningkatkan kesadaran atas arsitektur Nusantara sebagai patokan arah gaya arsitektur bangsa sehingga ke depannya dapat kembali menjadi identitas diri Indonesia.

Arsitektur Tradisional Indonesia itu jelas-jelas berbeda dari arsitektur Eropa atau arsitektur Barat. Oleh karena menunjukkan perbedaan yang sangat jelas itulah maka arsitektur tradisional itu tidak dimasukkan sebagai bagian dari ilmu arsitektur, melainkan masuk ke dalam ilmu kebudayaan. Jikalau dikatakan bahwa arsitektur Nusantara itu berbeda dari arsitektur Eropa, apa saja perbedaan yang mendasar? Yang pertama, arsitektur Nusantara itu mencakup arsitektur dari batu (candi) dan arsitektur dari kayu (bangunan tradisional); sedang arsitektur Eropa hanya menyangkut arsitektur batu saja. Yang kedua, arsitektur Nusantara itu berfungsi sebagai penaung atau peneduh, sebagai pernaungan atau perteduhan; sedang arsitektur Eropa itu berfungsi sebagai pelindung atau perlindungan. Sebagai pernaungan maka dinsing bangunan itu difungsikan sebagai tirai, sedang sebagai pelinsung dindingnya menjadi solid, massif dan tidak tembus pandang dan tak tembus angin. Yang ketiga, sebagai konsekuensi lebih lanjut dari ciri kedua, ruangan di dalam bangunan lebih ditujukan untuk upacara adat, penyimpanan benda berharga, dan tempat tidur para perempuan; kegiatan siang hari sebagian banyak dilakukan di luar bangunan (kolong, emperan, pelataran).

Dalam mengkinikan, sejujurnya saja ada demikian banyak penggarapan yang dapat dilakukan. Beberapa darinya adalah sebagai berikut :

  1. Kita bisa saja melakukan pengkinian dengan mengangkat seluruh obyek Nusantara tetapi tidak sebagai peng-copy-an, melainkan sebagai transformasi atau modifikasi sehingga hasil akhirnya memperllihatkan kesan “Ya Jawa, tetapi juga tidak jawa.”
  2. Dengan tetap melakukan transformasi atau modifikasi, mengambil sebagian saja dari yang Nusantara, bahkan bisa saja mengambil detil minor, misalnya umpak bangunan.
  3. Mengkombinasikan yang modern dengan yang Nusantara dengan perbandingan yang proporsional misalnya 25% modern dengan 75% Nusantara; 50% modern dan 50% Nusantara.
  4. Melakukan olah kreatif atas berbagai karya kerajinan dan kesenian Nusantara, misalnya motif tenunan dan anyaman bamboo atau rotan, lesung penumbuk padi atau kendi.

Arsitektur dan rancangan yang masa kini ternyata bisa ditangani sehingga sekaligus universal/modern tetapi juga sangat kuat jatidiri/identitas Indonesianya.

Tampak hadir selain mahasiswa Interior Architecture sebanyak tiga puluh (30) orang, hadir juga Dekan Interior Architecture Pak Freddy H. Istanto, Kaprodi Interior Architecture Bu Astrid Kusumowidagdo, serta wakil dari Yayasan Ciputra, DR. Ir. Denny Bernardus K.W, MM.

Resonance dari UKM Band juga kembali hadir membuka serta menutup kegiatan ini dengan melantunkan tembang bernuansa Jawa, “Sewu Kutho” dan “Prahu Layar”.

collage

 

 

“MEMBUAT POLA DASAR ROK SUAI” @ Balai RW 01 Kel. Rungkut Kidul, Surabaya

UC Library kembali mengadakan kegiatan Pengabdian Masyarakat. Namun ada yang berbeda, tidak diadakan di Taman Baca di RW 01 Kel. Made seperti biasa, namun diadakan di Balai RW 01 Kel. Rungkut Kidul, Surabaya. Yup, pengabdian Masyarakat kali ini bekerja sama dengan program studi Fashion Design & Business. Mengambil topik yang sama dengan yang dilaksanakan pada Taman Baca RW 01 Kel Made pada Maret lalu, yaitu “MEMBUAT POLA DASAR ROK SUAI”. Kegiatan ini bertujuan memberikan pelatihan berupa ketrampilan membuat Rok SUAI mulai dari mengukur, menggambar pola, hingga memotong bahan kepada Ibu-ibu warga Kelurahan Rungkut Kidul Surabaya dan dilaksanakan pada Jumat, 16 September 2016 lalu dan sebagai pemateri adalah tim dari jurusan FDB (Fashion Design and Business) yang diwakilkan oleh Ibu Olivia Gondoputranto, Bpk. Enrico, dan Bpk. Fabio Toreh. Kegiatan yang dimulai Pkl. 10.30 wib ini dimulai dengan sambutan dari Pak Yohanes Panji, selaku perwakilan dari Perpustakaan Universitas Ciputra Surabaya, dan setelah itu ada beberapa instruksi dari pemateri dan dilanjutkan dengan praktek beserta penjelasan cara mengukur, menggambar pola, dan memotong bahan. Tampak ibu-ibu warga Kelurahan Rungkut Kidul Surabaya antusias dalam mengukur panjang pola, kemudian menggambar pola pada kertas. Kertas yang telah digunting sesuai pola ukuran tubuh ini dapat disimpan dan dijadikan template untuk pembuatan Rok SUAI selanjutnya Ibu-ibu antusias dalam menjiplak pola ke atas bahan, serta memotong bahan dan juga aktif dalam bertanya. Bahan yang digunakan berupa berbagai jenis kain sesuai selera dan kebutuhan. Ibu-ibu warga Kelurahan Rungkut Kidul Surabaya diharapkan dapat terampil serta kreatif dalam membuat Rok SUAI yang dapat dipakai untuk menghadiri berbagai acara, dipakai di rumah, atau bahkan dijual. Ibu-ibu juga dapat membuka jasa pembuatan Rok SUAI.

collage-2 collage-1

 

UC LIBRARY PHOTO CONTEST 2016

Tema “UC Library in Picture

Peserta:

  • Mahasiswa aktif S1 UC

Lokasi Foto:

  • UC Library

Mekanisme Program:

  1. Peserta perorangan
  2. Wajib mengirim foto sesuai dengan tema “UC Library in Picture “.
  3. Hasil karya peserta sendiri; bukan rekayasa; belum pernah dipublikasikan
  4. Setiap karya foto harus dicantumkan data Identitas Diri yang terdiri dari nama lengkap, NIM, email, dan peserta.
  5. Maksimal mengirimkan 3 karya terbaiknya.
  6. Upload hasil karya anda di Facebook UC Library @ akun UC Library Lovers dengan mencantumkan data Identitas Diri (Nama lengkap, email & NIM) dan judul foto.
  7. Foto dengan like terbanyak berkesempatan memenangkan juara kategori Favorit.
  8. Peserta hanya berkesempatan memenangkan hadiah sebanyak 1 (satu) kali dan pemenang akan diumumkan di halaman akun UC Library Lovers dan milist ciputra.
  9. Hasil karya yang masuk menjadi milik UC
  10. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.
  11. Penentuan pemenang akan dilakukan melalui sistem penjurian.
  12. Keputusan dewan juri adalah mutlak dan final.

Peraturan Konten:
Foto yang di submit harus berupa format digital.

  1. File foto yang di-unggah (upload) maksimal 5 MB.
  2. File foto harus dalam format JPEG atau JPG.
  3. Olah digital atau editing atas foto-foto yang dikompetisikan hanya sebatas pengaturan, brightness, contrass, sharpness, saturation, monochrome, cropping dalam batas wajar selama tidak menggurangi atau menambah elemen yang ada dalam foto.
  4. Tidak diperkenalkan mengirimkam foto berupa kombinasi/hasil olahan digital dari beberapa file.
  5. Gambar yang di upload tidak boleh mengandung unsur SARA, pornografi dan kekerasan.
  6. Tidak diperbolehkan meng upload gambar yang tidak berhubungan dengan UC Library
  7. Gambar yang di upload merupakan karya pribadi dan tidak melanggar hak cipta manapun.
  8. UC Library sebagai Penyelenggara lomba dibebaskan dari segala tuntutan yang berhubungan dengan isi foto yang dilombakan.

Objek Foto:

  • Pemustaka yang sedang membaca;
  • Koleksi;
  • Fasilitas;
  • Library Lounge
  • Ruang Koleksi
  • Aktifitas/kegiatan UC Library

Hadiah:

  • Juara Terbaik (hadiah: Rp. 1.000.000,-. ; KP; sertifikat; buku fotografi dan voucher makan).
  • Juara Harapan (hadiah: Rp. 750.000,-. ; KP; sertifikat; buku fotografi dan voucher makan).
  • Juara Favorit (hadiah: Rp. 500.000,- ; KP; sertifikat)

Jadwal Lomba:

  • Mulai september 2016
  • Batas pengumpulan foto pada tanggal 18 November 2016
  • Pemenang akan di umumkan pada tanggal 25 November 2016 melalui milist ciputra, FB dan pemenang akan dihubungi oleh UC Library

Kriteria Penilaian:

  • Kualitas hasil foto
  • Bukan foto Selfie/Wefie
  • Judul foto

Ketentuan:

  • Dengan berpartisipasi dalam Program ini, setiap Peserta dianggap sudah memberikan persetujuan dan kewenangan kepada Penyelenggara untuk mengungkapkan data pribadi setiap Peserta untuk kepentingan Penyelenggara.
  • Penyelenggara berhak menggunakan, mempublikasikan atau menampilkan data pribadi dari setiap Peserta dan Pemenang untuk keperluan iklan dan publikasi, jika dianggap perlu oleh Penyelenggara.
  • Setiap foto yang dilombakan tidak mengandung unsur kekerasan, pelecehan, pornografi, SARA dan tidak melanggar hak milik intelektual pihak lain manapun.
  • Penyelenggara tidakbertanggung jawab atas kerugian maupun kerugian pihak ketiga mana pun yang timbulkan dari hasil karya Peserta.
  • Foto peserta menjadi hak milik Penyelenggara dan Penyelenggara berhak untuk mempergunakannya sesuai dengan kepentingan Penyelenggara untuk kurun waktu yang tidak terbatas.
  • Penyelenggara memiliki hak untuk mengubah Ketentuan, jika dianggap perlu, tanpa perlu ada pemberitahuan terlebih dahulu.
  • Lomba ini gratis.