Bangun Desa Berbasis Wirausaha Sejalan Program Nawacita. Jawa Pos. 30 Oktober 2018. Hal.28

SIDOARJO – Program Desa Melangkah 2018 kemarin (29/10) resmi di-launching di ballroom The Sun Hotel. Sebanyak 109 desa di Kabupaten Sidoarjo bergabung dalam program kolaborasi Jawa Pos, Pemkab Sidoarjo, dan Universitas Ciputra (UC) Surabaya itu. Selain mendapatkan benefit pendampingan dan pemberdayaan potensi, desa-desa tersebut berkesempatan mendapat penghargaan.

Program Desa Melangkah yang memasuki tahun ketiga itu resmi dibuka Ali Imron, kepala Dinas Perberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Keluarga Berencana (PMDP3A KB) Pemkab Sidoarjo. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Direktur Pemasaran PT Jawa Pos Koran Ivan Firdaus, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UC Wirawan E.D. Radianto, Kasatbinmas Polresta Sidoarjo Kompol Agus Suwandi, dan beberapa pejabat lain.

Menurut Ali Imron, program Desa Melangkah sejalan dengan salah satu Nawacita Presiden RI Joko Widodo. Yakni, pembangunan diawali dari pinggiran. Melalui program itu, desa akan didorong untuk lebih partisipatif dan aktif dalam meningkatkan perekonomian. Diantaranya, melalui optimalisasi potensi-potensi yang dimiliki. “Dengan demikian, desa lebih mandiri, inovatif, dan kreatif,” katanya.

Ali Imron menyatakan, total di Kabupaten Sidoarjo ada 332 desa dan 32 kelurahan. Nah, kalau ada yang bergabung dalam program Desa Melangkah 109 desa, itu berarti belum mencapai 50 persen. Ke depan, pihaknya berharap desa pesetra harus bertambah.

Wirawan mengaku bangga bisa bergabung dengan program Desa Melangkah. Desa bisa menjadi sumber ide. Kerja sama tentang desa tersebut merupakan yang pertama. Selama ini kota Delta dikenal sebagai kota 1.000 UKM (usaha kecil dan menengah). Nah, potensi itu membuat kampusnya tertarik untuk membantu mengembangkan potensi desa berbasis kewirausahaan. “Banyak oran yang punya usaha. Tapi, jiwa wirausahanya belum ada,” jelasnya.

Sementara itu, Ivan Firdaus menyatakan, fokus program Desa Melangkah ke depan adalah kewirausahaan. Dia berharap dengan sentuhan kewirausahaan tersebut, ada napas baru dalam pembangunan desa. Kesejahteraan masyarakat semakin meningkat seiring infrastruktur yang memadai. “Semoga kerja sama ini terus berlanjut,” ungkapnya.

Selepas Pelaksanaan launching, para peserta mengikuti workshop dengna tema waspada kabar hoax pada era milenial dengan narasumber Redaktur Jawa Pos M.Sholahuddin. (oby/c6/hud)

Sumbernya : Jawa-Pos.30-Oktober-2018.Hal.28

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *