i’Talk (Innovation Talk) | Basic Design Implementation

Bekerja sama dengan Fakultas Industri Kreatif, i’Talk (Innovation Talk) UC Library kembali hadir dengan tajuk “Basic Design Implementation” pada Kamis lalu (20/9). Acara yang berisi sharing knowledge dari buku ‘Dasar-Dasar Desain’ ini mengundang sang penulis buku langsung, Bpk. Drs. Bambang Irawan sebagai narasumber di acara yang dilaksanakan di Ruang Theatre 931, UC Tower.

Bu Kathy Mamahit (UC Library Head) membuka acara yang dihadiri oleh 159 peserta yang terdiri dari mahasiswa Universitas Ciputra jurusan INA (Interior & Architecture), VCD (Visual Communication Design), FDB (Fashion & Design Business), dan beberapa dosen dan staff yang hadir.

Sebagai moderator ditunjuklah Ibu Lya Dewi Anggraini (Dosen INA) memandu acara yang dimulai sekitar Pkl 14.30 wib ini. Di acara ini dijelaskan oleh Bpk. Drs. Bambang Irawan bahwa desain merupakan merancang sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam arti kebutuhan sesuatu yang akan digunakan oleh manusia. Ada yang mengatakan kata-kata desain menciptakan suatu bentuk/benda itu keliru. Kalau menciptakan itu sesuatu yang diciptakannya untuk diri sendiri bukan untuk orang lain dan keilmuan seni rupa itu. Kata-kata desain itu menyangkut bahwa apa yang kita buat itu pasti ditujukan untuk orang lain. Dalam kegiatan mendesain, desainer tersebut mempermasalahkan kebutuhan konsumen, daya beli, seleranya, proses produksinya, lalu merumuskan gagasan bentuk produksinya dalam bentuk sebuah model atau mock-up (skala 1:1). Jadi dalam desain itu tidak hanya begitu saja tetapi ada tahapan-tahapannya, ada langkah-langkahnya tidak hanya langsung membuat sesuatu untuk mendesain.

Proses desain dimulai dengan tuntutan atau kebutuhan yang bisa timbul dari pribadi seseorang atau masyarakat luas. Ada sesuatu yang diinginkan oleh seseorang, hal ini merangsang desainer memikirkan apa yang diinginkan tersebut. Untuk mencari solusi atas kebutuhan tersebut, desainer harus menentukan langkah-langkah kerjanya agar gagasannya dapat diwujudkan, yaitu dengan menelusuri apa, siapa, mengapa, kapan dan dimana, kemudian melakukan analisa untuk mencari bagaimana gagasannya dapat diwujudkan. Dalam tahap mencari “bagaimana” itulah dituntut kreativitas yang tinggi. Berbicara masalah kreativitas, kata-kata kreatif itu banyak sekali disebutkan orang, asal membuat sesuatu sudah disebut kreatif. Apa sih kreatif itu? Sesuatu yang kreatif itu adalah sesuatu yang sifatnya unik, baru, dan original. Kegiatan mendesain ini menuntut suatu langkah kreatif dalam mencari alternative baru yang lebih baik untuk dapat menanggulangi solusi yang ada sebelumnya, sesuai dengan tuntutan kebutuhan manusia yang selalu berubah. Tuntutan kebutuhan manusia yang selalu berubah contohnya dulu manusia minum selalu menggunakan tangan, lama-lama tangan ini kan susah dapat airnya sedikit kemudian menggunakan benda yang dari alam seperti daun, batok kelapa, dll sampai akhirnya kemajuan jaman tempat air ini tidak hanya sekedar tempat tetapi yang enak dipegang, tidak melukai bibir saat kita minum, akhirnya berpikir harus dirancang sesuatu benda yang bisa nyaman dipakai oleh penggunanya.

Perubahan jaman yang semakin berubah maka tempat minum saja pun dibuat bukan hanya sekedar nyaman tetapi supaya menarik apalagi jika diproduksi secara masal bagaimana orang suka sehingga terjadilah pemikiran-pemikiran dicari solusinya bagaimana membuatnya.

Semua produk yang mempunyai bentuk dan  berinteraksi langsung dengan kehidupan manusia, memenuhi fungsi fisikal, fisiologis, psikologis, spiritual dan keindahan atau estetis yang harus dipertanggung jawabkan oleh para desainer yang mendesain seperti: bangunan, jembatan, perabot rumah tangga, pakaian, kereta api dan lain sebagainya.

Persyaratan terakhir adalah dibutuhkannya peranan estetika, sehingga semua produk desain tersebut di atas tampak indah atau setidak-tidaknya tampak menarik bagi masyarakat penggunanya. Contoh seorang membuat mobil gerobak untuk mengangkut orang, fungsional sekali kemudian dicari solusi lagi supaya nyaman dibuat kursi bukan itu saja bagaimana mobil ini bukan hanya sekedar fungsi tetapi juga dipikirkan solusi keindahannya atau supaya menarik dan nyaman bagi penggunanya.

Dengan estetika, suatu bentuk dapat memberikan pengalaman estetis yang berupa greget, perasaan senang, berbagai macam sensasi, aspirasi dan motivasi bagi manusia pemakainya.

Untuk menjadi seorang desainer, ibaratnya menaiki anak tangga maka dia harus melangkahnya mulai dari yang paling awal. Dalam hal ini dia harus mempelajari dan menguasai dasar-dasar desain.

Dalam kegiatan mendesain, desainer mempermasalahkan kebutuhan konsumen, daya beli, seleranya, proses produksinya, lalu merumuskan gagasan bentuk produksinya dalam bentuk sebuah model. Proses desain dimulai dengan tuntutan atau kebutuhan yang  bisa timbul dari pribadi seseorang atau masyarakat luas.

Untuk mencari solusi atas kebutuhan tersebut, desainer harus menentukan langkah-langkah  kerjanya agar gagasannya dapat diwujudkan, yaitu dengan menelusuri apa, siapa, mengapa kapan dan di mana , kemudian melakukan analisa untuk  mencari bagaimana gagasannya dapat diwujudkan.

Sekitar pkl. 16.00 wib acara selesai dan ditutup oleh penampilan dari UKM Band Resonance.

Untuk foto-foto yang lain silahkan klik disini.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *